PADANG, SUMATERA BARAT — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Sumatera Barat menggelar kegiatan Tabligh Akbar dan doa bersama di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Kota Padang, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut menghadirkan penceramah nasional, Adi Hidayat, yang dikenal luas dengan gaya dakwahnya yang ilmiah, menyejukkan, serta mudah dipahami berbagai kalangan.
Sejak pagi hari, ribuan masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat telah memadati area masjid. Selain masyarakat umum, kegiatan ini juga dihadiri unsur TNI, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan personel Polda Sumbar.
Perkuat Spiritualitas dan Kepedulian Sosial
Kapolda Sumbar, Gatot Tri Suryanta, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan spiritual dan humanis.
“Polri tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga dalam pembinaan moral dan spiritual masyarakat. Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial,” ujar Kapolda.
Sebelum pelaksanaan tausiyah di Masjid Raya, Ustadz Adi Hidayat juga memimpin doa bersama ratusan personel di Lapangan Mapolda Sumbar sebagai bentuk refleksi diri dan penguatan spiritual jajaran kepolisian dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Pesan Keutamaan Ramadan
Dalam ceramahnya bertema “Keutamaan Ramadan serta Pentingnya Memperkuat Keimanan dan Kepedulian Sosial di Tengah Masyarakat”, Ustadz Adi Hidayat mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai momentum perbaikan diri.
Beliau menekankan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, menjaga lisan dan perbuatan, serta memperkuat solidaritas sosial demi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
“Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi membentuk pribadi yang lebih bertakwa dan peduli terhadap sesama,” ungkapnya di hadapan ribuan jamaah.
Santunan untuk 1.000 Anak Yatim
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada 1.000 anak yatim di Sumatera Barat. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian dan komitmen Polda Sumbar dalam mendukung kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.
Acara kemudian ditutup dengan pelaksanaan Shalat Dzuhur berjemaah dan doa bersama, menambah khidmat suasana kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Tabligh Akbar ini menjadi simbol pendekatan humanis Polri dalam menjaga keamanan sekaligus membangun ketenteraman batin dan keharmonisan sosial. Dengan semangat Ramadan, diharapkan tercipta masyarakat Sumatera Barat yang semakin religius, damai, serta saling peduli satu sama lain.

0 Komentar