Mahyeldi Sampaikan Duka Mendalam pada Doa Tujuh Hari Wafatnya Ibunda Kapolda Sumbar

  



PADANG – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Rumah Dinas Kapolda Sumatera Barat pada Jumat (5/6/2026), saat digelarnya kegiatan yasinan dan doa bersama tujuh hari wafatnya ibunda Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, yakni almarhumah Hj. Kastarini binti Padmo Wisastro.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, pimpinan perguruan tinggi, ulama, serta berbagai elemen masyarakat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar Kapolda Sumbar.

Kehadiran para tamu undangan menjadi bentuk solidaritas dan empati atas duka yang tengah dirasakan keluarga Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta. Selain sebagai agenda keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengajak seluruh hadirin menjadikan momen doa bersama tersebut sebagai pengingat akan hakikat kehidupan dan kematian yang merupakan ketetapan Allah SWT bagi setiap manusia.

Menurut Mahyeldi, tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan ajal akan datang. Oleh karena itu, setiap manusia harus senantiasa mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal ibadah dan kebaikan selama hidup di dunia.

"Hari ini kita hadir untuk mendoakan almarhumah sekaligus mengambil pelajaran berharga. Tidak ada satu pun yang mengetahui kapan akan berpisah dengan dunia ini, tetapi yang pasti setiap orang akan mengalaminya," ujar Mahyeldi di hadapan para tamu yang hadir.

Gubernur juga menyampaikan bahwa kisah wafatnya almarhumah yang diceritakan oleh Kapolda Sumbar mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi seluruh umat Islam. Almarhumah diketahui mengembuskan napas terakhir setelah menunaikan salat dhuha dan dalam keadaan berzikir kepada Allah SWT.

Menurutnya, keadaan tersebut menjadi gambaran bahwa kebiasaan baik yang dilakukan seseorang selama hidup akan turut mengiringi saat-saat terakhir kehidupannya.

"Itu menjadi pelajaran bagi kita semua. Apa yang dibiasakan selama hidup akan hadir di akhir kehidupan. Mudah-mudahan hari-hari yang kita jalani dipenuhi amal-amal yang diridai Allah SWT," katanya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan seluruh masyarakat Sumbar, Mahyeldi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada Kapolda Sumbar beserta seluruh keluarga yang ditinggalkan.

Ia mendoakan agar almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan khilafnya, serta diterima seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan semasa hidup.

"Kami turut berduka cita atas berpulangnya almarhumah Hj. Kastarini. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya," ucap Mahyeldi.

Gubernur juga mengajak seluruh hadirin untuk memaafkan segala kekhilafan almarhumah selama hidup, sebagaimana harapan yang disampaikan pihak keluarga.

"Jika ada kekhilafan ataupun kesalahan almarhumah selama hidupnya, mari kita maafkan bersama. Semoga tidak ada lagi yang menghalangi perjalanan beliau menuju rahmat dan ampunan Allah SWT," tuturnya.

Selain itu, Mahyeldi turut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam menghadapi musibah tersebut.

"Mudah-mudahan Pak Kapolda dan seluruh keluarga diberikan kesabaran oleh Allah SWT. Kesabaran itulah yang akan semakin mengokohkan keimanan kita," ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta tampak menahan haru saat mengenang sosok ibunda tercinta yang selama hidup dikenal sebagai pribadi sederhana, penuh kasih sayang, serta selalu mengutamakan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menceritakan berbagai kenangan bersama sang ibunda. Meski telah berusia 81 tahun, almarhumah tetap aktif menjalin hubungan yang erat dengan anak-anak, cucu, hingga para buyutnya.

Kapolda mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelum wafat, almarhumah masih sempat berkunjung ke Sumatera Barat dan menyaksikan secara langsung tugas serta pengabdiannya sebagai Kapolda Sumbar.

Menurutnya, kebersamaan bersama keluarga pada masa-masa terakhir tersebut menjadi kenangan yang sangat berharga dan akan selalu tersimpan dalam ingatan seluruh anggota keluarga.

"Kebersamaan keluarga pada masa-masa terakhir tersebut menjadi momen yang akan selalu kami kenang," ungkap Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Sumbar juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang pernah berinteraksi dengan almarhumah selama hidupnya.

Dengan penuh kerendahan hati, ia mewakili keluarga besar memohon agar segala kesalahan maupun kekhilafan almarhumah, baik yang disengaja maupun tidak disengaja, dapat dimaafkan.

"Dengan segala kerendahan hati, kami mohon agar salah dan khilaf ibu saya dapat dimaafkan," ujar Kapolda.

Rangkaian kegiatan yasinan dan doa bersama berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Para hadirin bersama-sama memanjatkan doa agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada almarhumah, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh peserta yang hadir tentang pentingnya memperbanyak amal saleh, menjaga hubungan baik dengan sesama, serta mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan akhirat.

Suasana kekeluargaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung mencerminkan eratnya hubungan antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat Sumatera Barat dalam memberikan dukungan moral kepada keluarga yang sedang berduka.

Melalui doa bersama yang digelar tersebut, seluruh hadirin berharap almarhumah Hj. Kastarini binti Padmo Wisastro memperoleh rahmat, ampunan, dan tempat yang mulia di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menghadapi ujian kehidupan.

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.wartaonebangsa.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Fitri