Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto: Pencegahan Karhutla Tanggung Jawab Bersama

 



PASAMAN BARAT — Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Langkah preventif tersebut dilakukan dengan turun langsung ke tengah masyarakat untuk membagikan masker kepada warga, khususnya pengguna jalan dan masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar ruangan.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 11 September 2026, tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Pasaman Barat. 

Kapolres bersama personelnya terlihat turun langsung menyambangi pengguna jalan. Masker diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus imbauan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan ketika kualitas udara mengalami penurunan akibat kabut asap. 

Sejumlah lokasi strategis menjadi sasaran kegiatan tersebut, di antaranya Bundaran Simpang Empat, kawasan perkantoran Jalur 32, serta kawasan di depan Mako Polres Pasaman Barat. Sasaran utama kegiatan adalah masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas di luar rumah, terutama para pengguna jalan. 

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang masih harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang dipengaruhi kabut asap.

Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam menjaga kesehatan. Warga yang harus berada di luar rumah diimbau menggunakan masker sebagai salah satu upaya perlindungan dari paparan asap.

“Pembagian masker ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya yang masih harus beraktivitas di luar rumah. Kami mengimbau masyarakat untuk disiplin menggunakan masker sebagai perlindungan dari dampak asap yang membahayakan kesehatan,” ujar AKBP Agung Tribawanto. 


Selain penggunaan masker, masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk. Perhatian khusus perlu diberikan kepada kelompok masyarakat yang rentan mengalami gangguan pernapasan akibat paparan polusi udara. 

Kapolres Ajak Masyarakat Bersama Cegah Karhutla

Tidak hanya berkaitan dengan penanganan dampak kabut asap, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi jajaran Polres Pasaman Barat untuk kembali mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Karhutla.

AKBP Agung Tribawanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar. Menurutnya, pencegahan kebakaran tidak dapat hanya mengandalkan petugas, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi masyarakat.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas semata. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan melalui Call Center 110 atau kantor Kepolisian terdekat apabila menemukan adanya titik api atau kebakaran lahan,” tegasnya. 

Untuk memperkuat upaya pencegahan hingga tingkat nagari, Kapolres juga menginstruksikan jajaran Bhabinkamtibmas agar aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla dan larangan membuka lahan dengan cara membakar. 

Edukasi tersebut dinilai penting karena kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan dampak yang luas, bukan hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap aktivitas masyarakat dan kualitas udara.

Polres Pasaman Barat juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap persoalan Karhutla sebagai masalah yang hanya harus ditangani ketika api sudah muncul. Upaya pencegahan sejak dini, kewaspadaan terhadap titik api serta pelaporan cepat menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko meluasnya kebakaran.

Layanan 110 Jadi Jalur Pelaporan

Dalam situasi ketika masyarakat menemukan indikasi kebakaran atau titik api, Polres Pasaman Barat mengimbau agar informasi tersebut segera disampaikan kepada pihak kepolisian melalui Call Center 110 atau kantor kepolisian terdekat. 

Respons cepat dari masyarakat diharapkan dapat membantu petugas melakukan penanganan lebih awal sehingga potensi kebakaran tidak berkembang menjadi lebih luas.

Kegiatan turun langsung membagikan masker tersebut sekaligus memperlihatkan pendekatan pelayanan Polri yang hadir di tengah masyarakat. Kapolres Pasaman Barat bersama jajarannya tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.

Polres Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah-langkah preventif selama kondisi kabut asap dan ancaman Karhutla masih menjadi perhatian.

Masyarakat diharapkan tetap tenang, menjaga kesehatan, menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kondisi Karhutla dan kualitas udara.

Melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat, upaya pencegahan Karhutla diharapkan dapat dilakukan secara lebih maksimal sehingga keselamatan masyarakat, kesehatan lingkungan, dan keamanan wilayah Pasaman Barat dapat terus terjaga. 


Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.wartaonebangsa.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Fitri