PADANG — Suasana santai mewarnai pertemuan antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sumatera Barat dengan jajaran Ditintelkam Polda Sumbar di salah satu rumah makan di kawasan Lapai, Kota Padang.(28 September 2026)
Pertemuan tersebut dihadiri Panit 5 Subdit 5 Ditintelkam Polda Sumbar, Iptu Marlonsius Simbolon, S.H., M.H., bersama Bripka Ryan Harjuma, S.H., Ba Ditintelkam, Briptu Fikri, S.H., Ba Ditintelkam, serta Briptu Agung, Ba Ditintelkam.
Dari DPW LIRA Sumbar hadir Gubernur LIRA Sumbar Nofrizal yang didampingi Erisman dan Fitrya.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut, sejumlah isu aktual menjadi bahan pembicaraan, mulai dari perkembangan teknologi saat ini hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program pemerintah Presiden Republik Indonesia.
Perkembangan teknologi dinilai membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Di satu sisi memberikan kemudahan dalam memperoleh dan menyebarkan informasi, namun di sisi lain juga membutuhkan perhatian terhadap penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Pembahasan kemudian berlanjut pada program Makan Bergizi Gratis. Dalam diskusi tersebut, perhatian diarahkan pada pentingnya pelaksanaan program sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
SPPG diharapkan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai standar serta memperhatikan kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat. Menu makanan juga diharapkan memenuhi unsur gizi, layak konsumsi, higienis, serta memperhatikan keamanan pangan.
Gubernur LIRA Sumbar Nofrizal menegaskan bahwa sebagai lembaga swadaya masyarakat yang memiliki fungsi kontrol sosial, LIRA akan terus mengambil bagian dalam mengawal berbagai program yang menyentuh kepentingan masyarakat.
"Kami sebagai LSM kontrol sosial masyarakat tentu akan ikut mengawal program-program pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis. Pengawasan tersebut kami lakukan untuk memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai aturan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Nofrizal.
Menurutnya, kontrol sosial bukan dimaksudkan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi bagian dari upaya memberikan masukan dan mengingatkan apabila ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki.
"Kami akan memberikan masukan secara objektif apabila ada hal yang perlu diperbaiki. Yang paling penting adalah bagaimana program ini berjalan dengan baik, makanan yang diberikan memenuhi standar gizi dan layak dikonsumsi, serta masyarakat sebagai penerima manfaat mendapatkan haknya dengan baik," katanya.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keakraban. Selain membahas isu aktual, pertemuan juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara unsur masyarakat dan aparat kepolisian dalam melihat berbagai perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat.
DPW LIRA Sumbar menyatakan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif, sekaligus mendorong keterbukaan, kepatuhan terhadap aturan, dan pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
( Fit S)

0 Komentar